DISITU
17 Oct 2018

Asuransi Terbaik di Indonesia yang Harus Diketahui

Anda pasti sering mendengar perusahaan asuransi mengklaim dirinya sebagai asuransi terbaik di Indonesia. Tapi, apakah mereka benar-benar asuransi terbaik? Jawabannya tidak.

Asuransi

Di sini, ada beberapa tolok ukur yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah asuransi tersebut merupakan asuransi yang baik atau tidak. Anda bisa mengecek detailnya di bawah ini.

Kriteria Menentukan Perusahaan Asuransi Terbaik

Asuransi

Kriteria di bawah ini bisa membantu Anda menentukan apakah perusahaan asuransi tersebut baik atau tidak.

  1. Mengecek tingkat Risk Based Capital (RBC)

RBC merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kondisi finansial suatu perusahaan asuransi sehat atau tidak. Semakin besar rasio RBC, maka semakin sehat perusahaan tersebut. Sebaliknya, semakin kecil rasionya, maka semakin tidak sehat.

  1. Mengecek tingkat rasio likuiditas

Rasio likuiditas juga membantu menilai bagaimana kemampuan perusahaan asuransi dalam mengelola keuangan, termasuk memenuhi kewajiban membayar hutang. Nilai rasio likuiditas yang tinggi menandakan bahwa perusahaan mampu menjaga kondisi keuangan dengan baik.

  1. Besaran dana jaminan asuransi untuk melindungi nasabah

Dana jaminan suatu perusahaan asuransi haruslah sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada UU No. 40 Tahun 2014 dan Peraturan OJK No. 71/POJK.05//2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi. Apabila dana jaminan tidak sesuai peraturan OJK, maka Anda perlu berhati-hati.

  1. Investasi/cadangan teknis plus utang klaim

Jika perusahaan asuransi memiliki angka sama dengan atau lebih dari 100%, maka ia memiliki investasi/cadangan teknis plus utang klaim yang baik. Tolak ukur ini berguna untuk mengetahui apakah perusahaan sanggup membayar kewajibannya pada pemegang polis dalam jangka waktu panjang.

  1. Aktiva tetap/modal sendiri

Perusahaan asuransi dengan rasio aktiva tetap tidak lebih dari 25%, maka bisa dikategorikan sebagai perusahaan yang berkinerja baik.

  1. Perubahan premi bruto

Cek apakah perusahaan asuransi tersebut mendapatkan nilai sama dengan atau lebih dari 33% untuk premi brutonya. Jika iya, maka perusahaan tersebut merupakan perusahaan asuransi terbaik yang memiliki kemampuan memaksimalkan premi.

 

Baca juga: Tetap Merasa Aman Dengan Asuransi Perjalanan

 

  1. Rasio pendapatan premi neto terhadap modal sendiri

Salah satu standar dari perusahaan asuransi terbaik adalah memiliki rasio pendapatan premi neto terhadap modal sendiri sebesar kurang atau sama dengan 300%. Nilai ini menggambarkan bagaimana kekuatan modal sendiri dari perusahaan terhadap tanggungannya.

  1. Rasio beban klaim neto

Carilah perusahaan asuransi yang memiliki rasio beban klaim neto sama dengan atau kurang dari 100%. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja yang baik.

  1. Pendapatan investasi neto terhadap rata-rata investasi

Perusahaan asuransi terbaik seharusnya memiliki pendapatan investasi neto terhadap rata-rata investasi sama dengan atau lebih besar dari rata-rata suku bunga investasi.

  1. Rasio laba rugi

Rasio laba rugi dihitung sebelum pajak terhadap rata-rata modal sendiri. Standar yang baik adalah harus sama atau lebih dari rata-rata suku bunga investasinya.

Nama-Nama Perusahaan Asuransi Terbaik di Indonesia

Asuransi

Memenuhi ke-10 kriteria di atas, Anda beberapa nama asuransi terbaik di Indonesia yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Ada perusahaan asuransi Allianz, AXA Mandiri, Prudential, AIA Financial, Bumiputera, Jiwasraya, Sinarmas, Manulife, Avrist, dan CIGNA. Meskipun demikian, masih ada banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang sudah dikategorikan sebagai perusahaan yang berkinerja baik.

Nah, apakah asuransi yang Anda ambil termasuk nama di atas? Atau, apakah perusahaan asuransi yang Anda pilih telah memenuhi kriteria di atas? Sebaiknya, jangan pernah asal memilih perusahaan asuransi, jika Anda tidak ingin rugi diakhir.

 

Baca Juga :
ARTIKEL TERPOPULER

ARTIKEL TERFAVORIT