DISITU
11 Mar 2019

Jenis dan Sumber Modal koperasi

Secara luas, ada dua jenis koperasi yang dikenal oleh masyarakat umum. Kedua koperasi tersebut adalah koperasi Unit Desa atau dikenal sebagai KUD serta Koperasi Simpan Pinjam atau dikenal sebagai KSP. Kedua koperasi ini telah berkembang secara pesat di Indonesia dan keduanya hanyalah contoh dari berbagai jenis koperasi yang ada di Indonesia.

Menurut UU Nomor 25/1992 tentang perkoperasian, dijelaskan bahwa “Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasar prinsip koperasi, sehingga sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.”

Koperasi sendiri merupakan lembaga gerakan perekonomian rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, memenuhi kebutuhan masyarakat serta membantu mengembangkan usaha masyarakat sekitar. Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai jenis jenis koperasi dan modal koperasi.

Jenis Koperasi

Koperasi

Koperasi terbagi menjadi beberapa jenis yang dikelompokkan menurut beberapa faktor seperti fungsi, jumlah anggota, jenis usaha, dan keanggotaan. Berikut ini akan dijelaskan secara detail jenis koperasi berdasarkan kelompoknya.

1. Jenis Koperasi Menurut Fungsi

Koperasi

a. Koperasi Konsumsi

Koperasi yang fungsinya adalah untuk memenuhi kebutuhan anggotanya.

b. Koperasi Jasa

Koperasi yang fungsinya untuk memberikan jasa keuangan atau pinjaman kepada anggotanya. Koperasi ini dikenal dengan bunga yang rendah dibandingkan tempat meminjam uang yang lain.

c. Koperasi Produksi

Koperasi ini memiliki fungsi untuk menyediakan bahan baku maupun peralatan produksi dan meminjamkannya kepada anggota yang memerlukan. Koperasi ini juga membantu proses produksi barang tertentu dan bahkan dapat membantu pemasaran produk anggota.

2. Jenis Koperasi Menurut Jumlah Anggota

Koperasi

a. Koperasi Primer

Koperasi yang memiliki anggota tak lebih dari 20 orang.

b. Koperasi Sekunder

Koperasi yang terdiri dari anggota yang merupakan gabungan dari badan koperasi lain dan biasanya memiliki cakupan daerah yang luas, berada di kota dan merupakan cabang induk koperasi kecil.

Baca Juga : Inilah 7 Syarat Untuk Pinjaman Dana Tunai Koperasi

3. Jenis Koperasi Menurut Jenis Usaha

Koperasi

a. Koperasi simpan Pinjam

Koperasi yang memiliki sistem seperti bank, yaitu menampung simpanan uang anggota dan meminjamkan uang anggota. Anggota yang menabung akan mendapatkan imbalan begitu juga dengan peminjam yang nantinya akan dikenakan jasa. Koperasi ini bersifat kekeluargaan dan memiliki motto dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota.

b. Koperasi Serba Usaha

Koperasi yang bergelut di berbagai bidang usaha. Mulai dari simpan pinjam, unit pertokoan, dan unit lainnya yang melayani kebutuhan anggota maupun masyarakat.

c. Koperasi Konsumsi

Koperasi yang menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari seperti bahan pangan, perabot, dan pakaian.

d. Koperasi produksi

Koperasi yang memproduksi barang dan menjual barang yang dibuat anggota bersama-sama.

4. Jenis Koperasi Menurut Keanggotaan

Koperasi

a. Koperasi Unit Desa

Koperasi yang berlokasi di daerah pedesaan. Koperasi ini bertujuan untuk membangun ekonomi masyarakat. Khususnya yang bekerja disektor pertanian.

b. Koperasi Pegawai Republik Indonesia

Koperasi yang memiliki anggota pegawai negeri sipil. Koperasi ini bertujuan untuk membantu dan meningkatkan kesejahteraan para pegawai negeri sipil.

Baca Juga : Koperasi Simpan Pinjam,Ini Wajib Anda Pahami Dahulu

Modal Koperasi

Modal koperasi adalah sejumlah dana yang digunakan setiap organisasi atau perkumpulan dalam melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. Modal koperasi dapat berasal dari berbagai sumber modal, sumber modal koperasi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Simpanan Pokok

Simpanan pokok adalah jumlah uang anggota yang tidak dapat diambil selama anggota masih berstatus anggota aktif koperasi.  Jumlah simpanan pokok bagi setiap anggota berjumlah sama.

2. Simpanan Wajib

Simpanan yang harus dibayarkan oleh anggota pada waktu tertentu.

3. Dana cadangan

Dana cadangan merupakan uang yang diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha. Uang ini biasanya digunakan untuk menutup kerugian koperasi.

4. Hibah

Hibah merupakan sejumlah uang atau barang yang dapat dinilai uangkan. Bersifat pemberian dan tidak mengikat.

Modal pinjaman koperasi sendiri berasal dari anggota, calon anggota, koperasi lain yang bekerjasama, bank, maupun lembaga lainya yang ikut bekerja sama

Baca Juga :
ARTIKEL TERPOPULER

ARTIKEL TERFAVORIT