DISITU
25 Aug 2018

Ingin Gadai Sertifikat Rumah Bekasi, cek syaratnya

Tak sedikit orang yang menggadaikan sertifikat rumahnya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang mendesak meski mereka tidak menginginkan hal tersebut. Banyak lembaga pembiayaan di Bekasi yang menerima gadai sertifikat rumah tersebut. Namun, tak sedikit pula lembaga pembiayaan yang menolak permohonan pinjaman tersebut. Salah satu alasannya adalah karena rumah tersebut berada di kawasan yang rawan banjir. Selain itu, ada beberapa hal lain yang membuat gadai sertifikat rumah Bekasi ditolak. Apa saja penyebab tersebut? Berikut ulasan selengkapnya :

1. Lokasi Rumah Berada Di Kawasan Banjir

Rumah masuk dalam kategori rawan banjir jika saat musim hujan deras, kondisi rumah selalu terendam banjir. Maksud dari terendam di sini apabila genangan air di rumah Anda antara 60 cm sampai 3 meter. Apakah rumah Anda berada di kawasan dengan kategori tersebut? Jika iya, Anda mungkin akan kesulitan untuk menggadaikan sertifikat rumah Anda. Bukan hanya pegadaian, lembaga pembiayaan yang lain biasanya juga menolak permohonan Anda. Sebab, jarang orang yang ingin membeli rumah dengan kondisi tersebut. Meski ada, harganya sangat murah.  

2. Rumah Dekat Dengan Sambungan Ekstra Tegangan Tinggi (SUTET)

Sebelum memulai membangun rumah, akan lebih baik jika Anda memilih tempat atau lokasi yang tepat. Salah satunya adalah jauh dari Sambungan Ekstra Tegangan Tinggi (SUTET). Mengapa demikian? Sebab, orang yang tinggal di area yang dekat dengan SUTET kesehatannya akan terganggu. Beberapa gangguan kesehatan tersebut antara lain risiko leukimia sebesar 70% dan menimbulkan gejala hipersensitivitas (pening, keletihan menahun, sakit kepala, dll). Selain itu, masih ada risiko lain seperti SUTET roboh, konslet, dan sebagainya.

Nah, apabila suatu hari nanti Anda membutuhkan uang besar dalam waktu yang cepat, sertifikat rumah Anda akan sulit dijadikan sebagai jaminan. Oleh karena itu, sebelum membeli atau membangun rumah, akan lebih baik jika Anda memikirkan jarak aman dari SUTET tersebut.

3. Rumah Dengan Posisi Tusuk Sate

Penyebab lain gadai sertifikat rumah Bekasi Anda ditolak sebagai jaminan adalah letaknya yang berada di posisi tusuk sate. Maksud dari rumah tusuk sate ini adalah rumah yang posisinya berada tepat di hadapan jalan yang sejajar.

Mengapa sertifikat rumah tersebut ditolak? Hal ini tak lain karena adanya mitos menyeramkan seputar rumah tusuk sate tersebut. Beberapa mitos tersebut adalah sebagai berikut : mudah sakit, memberikan kesialan atau nasib buruk, keluarga tidak harmonis, diselimuti aura negatif dan sering muncul penampakan, dsb. Terlepas benar atau tidaknya mitos tersebut, faktanya sebagian besar masyarakat kurang berminat untuk memiliki rumah tusuk sate. Hal inilah yang membuat pihak pegadaian dan lembaga pembiayaan menolak agunan sertifikat rumah Anda.

4. Berada Dekat Dengan Area Pemakaman

Rumah yang berada dekat dengan area pemakaman biasanya juga ditolak oleh lembaga pembiayaan. Sebab, banyak masyarakat yang beranggapan jika rumah yang berada dekat dengan makam memiliki suasana yang mencekam. Selain itu, banyak pula yang beranggapan jika kondisi air yang dekat dengan makam buruk dikarenakan pengaruh dari pembusukan mayat di pemakaman tersebut. Oleh karena itu, pada umumnya rumah yang berada dekat dengan makam tersebut memiliki nilai jual yang relatif rendah. Hal inilah yang membuat permohonan pinjaman dana Anda akan ditolak.

5. Bangunan Terlalu Tua

Apakah rumah Anda sudah dibangun sejak lama dan belum pernah dilakukan perbaikan? Jika iya, Anda akan kesulitan untuk gadai sertifikat rumah Bekasi. Sebab, pembeli tentu akan kembali membangun rumah tersebut dan dana yang dibutuhkan tak sedikit dan membuat nilai jual rumah tersebut rendah. Inilah alasan lembaga pembiayaan akan menolak jaminan Anda.

Baca Juga :
ARTIKEL TERPOPULER

ARTIKEL TERFAVORIT