DISITU
16 Mar 2019

Polis Asuransi, Premi Asuransi, dan Klaim Asuransi

Asuransi bukanlah kata yang asing lagi bagi masyarakat Indonesia terutama untuk daerah perkotaan. Bagi anda yang ingin melindungi jiwa atau materi yang dimilikinya dari berbagai kondisi dan keadaan yang menyebabkan hilang atau rusaknya hal-hal tersebut dapat membeli asuransi sebagai solusi terbaiknya.

Untuk membeli asuransi, anda dapat memilih perusahaan yang telah terbukti kredibilitas dan profesionalitas nya dengan mencari informasi dari berbagai sumber terpercaya atas layanan dan jasa yang ditawarkan. Berikut ini adalah beberapa ulasan singkat seputar dunia asuransi yang meliputi pengertian asuransi, polis asuransi, premi asuransi, dan klaim asuransi.

Pengertian Asuransi

Asuransi

Kata asuransi berasal dari bahasa inggris insurance yang memiliki arti jaminan dan perlindungan. Menurut Undang - Undang Nomor 02 Tahun 1992, asuransi adalah perjanjian yang dilakukan antara pihak penanggung dan pihak tertanggung di mana pihak penanggung mengikat kan diri kepada pihak tertanggung.

Arti lain dari asuransi adalah perjanjian atas pengalihan risiko yang akan ditanggung nasabah atau pihak tertanggung kepada pihak perusahaan asuransi sebagai penanggung. Risiko dalam sistem asuransi berhubungan erat dengan kerugian yang disebabkan oleh sebuah peristiwa yang tak diduga sebelumnya seperti bencana, kebakaran, kebanjiran, kecelakaan, dan lain sebagainya. maka dari itu, banyak perseorangan atau perusahaan yang memilih untuk mengasuransikan jiwa atau materinya untuk menghindari kerugian-kerugian tersebut.

Di Indonesia terdapat beberapa jenis asuransi yang meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi kepemilikan rumah dan properti, asuransi pendidikan, asuransi bisnis, asuransi umum, asuransi kredit, asuransi kelautan, dan asuransi perjalanan. Salah satu produk asuransi yang paling diminati oleh masyarakat adalah asuransi jiwa di mana seseorang dapat mengasuransikan dirinya kepada pihak penerbit polis asuransi jiwa dengan membayarkan sejumlah iuran berdasarkan kesepakatan yang terjadi antara pihak tertanggung dan pihak penanggung.

Baca Juga : 8 Poin Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Polis Asuransi

Polis-Asuransi

Polis asuransi adalah bukti tertulis atau fisik dari adanya perjanjian atau kesepakatan yang bersifat konsensual. Pada umumnya polis asuransi berbentuk sebuah dokumen akta sebagai bukti perjanjian tertulis antara pihak yang mengadakan kesepakatan.

Pengertian polis asuransi yang lain yaitu sebuah surat perjanjian yang dibuat secara tertulis sebagai jaminan bagi pihak tertanggung kepada pihak penerbit polis yaitu perusahaan asuransi atas sejumlah uang yang dibayarkan, pelimpahan kerugian dengan syarat-syarat yang berlaku, jenis risiko, jangka waktu, dan lain sebagainya.

Pembayaran dari polis asuransi ini akan dilakukan oleh perusahaan penerbit polis sesuai dengan masa jatuh tempo dari kesepakatan yang telah dibuat. Keberadaan dari polis asuransi ini berfungsi untuk menjaga dan melindungi hak dan kewajiban masing-masing pihak sesuai dengan kesepakatan. Sebelum menandatangani polis asuransi, penting untuk pihak tertanggung membaca polis asuransi dengan seksama.

Baca Juga : Berbagai Macam Asuransi Yang Perlu Anda Ketahui

Premi Asuransi

Premi asuransi adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan pihak tertanggung kepada pihak penanggung setiap bulannya sesuai dengan kesepakatan yang dilakukan sebelumnya. Pihak tertanggung atau nasabah wajib membayar premi asuransi dengan jumlah dan masa jatuh tempo yang telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan syarat memperhatikan keadaan dan kondisi pihak tertanggung atau nasabah.

Dalam sistem pengasuransian, premi asuransi berfungsi untuk mengembalikan kondisi pihak tertanggung seperti semula setelah mengalami kerugian atau kebangkrutan

Baca Juga : Serba-Serbi Asuransi Syariah yang Harus Anda Tahu

Klaim Asuransi

Klaim asuransi adalah permintaan resmi atas suatu pembayaran berdasarkan kesepakatan antara pihak tertanggung dan pihak penanggung. Langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pihak perusahaan asuransi atas klaim asuransi yang diajukan nasabah adalah melakukan peninjauan atas validitas dokumen dan keadaan tertentu yang menjadi persyaratan disahkannya klaim asuransi.

Ganti rugi klaim asuransi akan diberikan pihak penanggung kepada pihak tertanggung apabila telah terbukti validitas dari dokumen pelengkap yang didukung dengan keadaan yang menjadi persyaratan utama berlakunya asuransi.

Baca Juga : 7 Jenis Produk Asuransi yang Penting Dimiliki Seseorang

Demikian sedikit ulasan seputar dunia asuransi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu dan memberi pemahaman akan pentingnya asuransi dalam kehidupan kamu.

Baca Juga :
ARTIKEL TERPOPULER

ARTIKEL TERFAVORIT