DISITU
18 Oct 2018

Taatilah Beberapa Aturan Genap Ganjil Di Jakarta

Untuk mengatasi kemacetan pemerintah menerapkan peraturan ganjil genap di daerah Jakarta. Peraturan ganjil genap hanya ada di daerah Jakarta saja yang rawan macet. Tentu saja ada sangsi yang didapat bagi yang melanggar selama uji coba. Untuk diawal bagi yang melanggar akan mendapat blangko warna merah dari para polisi kemudian nomor mobil akan dicatat untuk melihat apakah akan terulang lagi atau tidak pelanggarannya. Kemudian dijelaskan juga agar tidak ada yang boleh menggunakan nomor kendaraan palsu atau nanti akan di hukum pidana selama 2 bulan atau dikenakan uang sangsi sebesar 500.000 rupiah. Tapi apakah Anda tahu apa saja aturan genap ganjil di Jakarta? Jika tidak berikut adalah ulasan tentang aturan genap ganjil di Jakarta.

1. Aturan Yang Pertama Adalah Sesuai Dengan Tanggal Hari Itu Juga

Ganjil Genap

Anda tahu kan mana nomor yang ganjil dan genap? 1 itu ganjil dan 2 itu genap. Nah aturan genap ganjil tergantung akan tanggal pada hari itu juga. Misalnya hari Senin mendapatkan tanggal 1 berarti nomor yang berlaku di jalan adalah nomor ganjil. Begitu juga sebaliknya jika tanggal 4 berarti pelat nomor genap boleh melintasi jalan yang sudah ditentukan. Hal ini untuk menghindari kemacetan yang dulu biasanya memberlakukan 3 in 1.

2. Hanya Ada Di Beberapa Wilayah Jakarta Saja

Ganjil Genap

Tapi Anda tidak usah khawatir karena aturan genap ganjil di Jakarta hanya ada di beberapa wilayah saja. Tidak akan sampai ke pelosok Jakarta jadi hanya ada wilayah yang rawan macet. Wilayah yang akan diberlakukan ganjil genap adalah Jl. Sisingamangaraja, Jl. Gatot Soebroto, Jl. Medan Merdeka Barat, Jl. MH Thamrin, Jl. Sudirman saja. Tapi wilayah itu hanya untuk sementara saja, nanti akan ada perubahan.

3. Hanya Berlaku Pada Jam Sibuk Saja

Ganjil Genap

Anda harus tahu bahwa aturan genap ganjil hanya ada pada jam sibuk saja. Jadi Anda tetap bisa menggunakan jalan Jl. Sudirman, Jl. Gatot Soebroto dan lainnya jika bukan pada jam sibuk meskipun nomor Anda tidak ganjil atau genap. Waktunya juga sudah ditentukan yaitu ketika pagi hari jam 07.00-10.00 dan ketika sore hari jam 16.00-20.00. Jadi selama jam itu lebih baik taati saja aturannya karena sangsinya cukup merepotkan.

4. Hanya Terjadi Pada Hari Kerja

Ganjil Genap

Aturan genap ganjil hanya terjadi pada hari kerja saja pada hari Senin sampai Jumat. Jadi selama weekend atau selama liburan nasional, Anda bisa bebas menggunakan pelat ganjil atau genap.

5. Tidak Berlaku Kepada Beberapa Kendaraan

Ganjil Genap

Aturan selanjutnya adalah tidak berlaku terhadap beberapa kendaraan seperti sepeda motor. Aturan hanya berlaku kepada kendaraan beroda empat saja tapi meskipun ada mobil beroda 4 masih ada yang boleh lewat meskipun plat nomornya ganjil atau genap. Mobil yang bebas lewat itu adalah seperti mobil presiden, kendaraan rombongan presiden, dan para pejabat yang punya plat nomor republik Indonesia.

Ada juga beberapa mobil yang bisa bebas di jalan ganjil genap, mobil itu adalah mobil angkutan umum, mobil angkutan barang yang punya surat dispensasi, mobil dengan plat dinas. Dan juga mobil yang memiliki fungsi penting demi keselamatan banyak orang atau demi keselamatan warga seperti mobil pemadam kebakaran dan juga ambulans. Mobil-mobil tersebut sudah mendapat dispensasi dari pihak kepolisian karena perannya dibutuhkan warga atau karena memiliki jasa.

Baca Juga :
ARTIKEL TERPOPULER

ARTIKEL TERFAVORIT