DISITU
19 Sep 2018

Tips Untuk Menjadi Telesales Yang Disenangi Kostumer

Mungkin masih banyak orang yang belum mengerti perbedaan dari telemarketing dan telesales, serta peran dari pekerjaannya. Walaupun sekilas terdengar sama, namun kedua profesi tersebut memiliki tanggung jawab yang berbeda. Tugas telemarketing dan telesales adalah melakukan panggilan telepon dalam memberikan informasi dan menawarkan produk, seperti inbound call dan outbound call.

Secara umum, telemarketing adalah sebuah layanan yang menghasilkan ketertarikan para pelanggan dengan cara memberikan informasi produk dan arahan. Sedangkan telesales adalah sebuah layanan yang lebih memfokuskan untuk menjual produk secara langsung dengan mengkonversikan kemungkinan peluang dari para pelanggan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kedua pekerjaan ini sering kali tidak disenangi oleh para pelanggan dan terkadang dinilai cukup mengganggu. Namun, jika Anda dapat melakukan pekerjaan ini dengan baik maka Anda dapat menjadi seorang telesales yang disenangi, sehingga dapat menyampaikan tujuan Anda secara efektif. Berikut adalah tips untuk menjadi telesales yang baik agar disenangi oleh para kostumer.

  1. Menjelaskan Alasan Menelepon

Pekerjaan

Langkah awal yang sangat penting untuk dilakukan adalah mengungkapkan alasan yang jelas dari panggilan Anda.  Ingatlah bahwa orang yang menerima telepon mungkin saja seseorang yang sibuk, dan tentunya untuk menarik perhatian mereka Anda perlu menjelaskan manfaat yang akan mereka terima dari penawaran Anda.

  1. Memahami Produk atau Jasa Dengan Baik

Pekerjaan

Seorang telesales tentunya harus memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai hal yang sedang ditawarkan. Anda mungkin saja mendapat beberapa pertanyaan dari para calon pelanggan, dimana Anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan tepat. Jelaskan produk atau jasa Anda secara spesifik dan efektif agar informasi dapat diterima dengan baik.

  1. Pilihan Kata yang Sesuai

Pekerjaan

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pilihan kata yang Anda gunakan ketika berbicara agar calon pelanggan merasa nyaman. Anda dapat mencari tahu terlebih dahulu mengenai siapa orang yang akan Anda ajak bicara sebelum Anda melakukan panggilan karena pembicaraan yang dilakukan dengan seorang pegawai mungkin saja berbeda dengan pembicaraan yang dilakukan dengan seorang direktur perusahaan.

  1. Pertanyaan Pancingan

Pekerjaan

Sebuah cara untuk menarik calon pelanggan untuk menyetujui atau mengambil tawaran kita adalah dengan mengajukan pertanyaan pancingan. Hal ini cukup mudah dilakukan, yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan pembuka yang memancing pelanggan untuk berkomitmen dalam memberikan jawaban positif. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh pertanyaan pancingan yang dapat dilakukan untuk menawarkan produk untuk asuransi.

“Apakah Anda peduli mengenai kesehatan?” serta “Apakah Anda pernah mendengar mengenai produk asuransi kesehatan?”

Pastikan kedua pertanyaan tersebut akan dijawab dengan jawaban positif. Para pelanggan akan menjawab dengan kata “iya” dimana hal ini mungkin saja menjadi jawaban dari pertanyaan selanjutnya. Anda dapat melanjutkan pertanyaan Anda, contohnya “Apakah Anda tertarik dengan produk asuransi kesehatan yang kami tawarkan?” Jika Anda berhasil, maka secara otomatis para calon pelanggan akan menjawab “iya” untuk pertanyaan terakhir ini.

  1. Komunikasi Dua Arah

Pekerjaan

Tugas dari seorang telesales tentunya adalah menjelaskan produk yang ditawarkan kepada pelanggan. Anda mungkin saja terlalu fokus untuk membicarakan tentang kelebihan produk yang ditawarkan tanpa mendengarkan ataupun mengerti kebutuhan calon pelanggan tersebut. Ingatlah bahwa tujuan Anda adalah untuk membuat mereka tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Anda akan berhasil jika mereka yang lebih banyak bertanya atau berbicara, serta menunjukkan ketertarikan mereka atas produk yang Anda tawarkan.

Baca Juga :
ARTIKEL TERPOPULER

ARTIKEL TERFAVORIT